Sabtu, 19 Oktober 2013

erosi yang disebabkan oleh air dan cara pencegahannya


Macam – Macam Erosi  yang Disebabkan oleh Air dan Cara Pencegahannya
DISUSUN OLEH  :
KELOMPOK COSMIC
1.  Fillino Azis                             : 130301202
2.  Inni Izzati                               : 130301209
3.  Nauval Azizi                           : 130301182
4.  Ratiwi Harly Dalimunthe     : 130301195
5.  Wiwik Winarti                       : 130301186






Mata Kuliah                 : Ilmu Kealaman Dasar
Program studi               : Agroekoteknologi
Fakultas                         : Pertanian

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2013


1.    Pengertian  Erosi
Erosi adalah peristiwa pengikisan padatan (sedimen,tanah,batuan, dan partikel lainnya) akibat transportasi angin, air atau es , karakteristik hujan, creep pada tanah dan material lain di bawah pengaruh gravitasi, atau oleh makhluk hidup semisal hewan yang membuat liang , dalam hal ini disebut bio-erosi.

2.    Jenis – jenis erosi oleh air

  1. Pelarutan
    Tanah kapur mudah dilarutkan air sehingga di daerah kapur sering  ditemukan sungai-sungai    di bawah tanah.














  2. Erosi Percikan ( splash erosion )
   Curah hujan yang jatuh langsung ke  tanah dapat melemparkan butir-butir  tanah sampai setinggi 1 meter ke udara.Di daerah yang berlereng, tanah yang terlempar tersebut umumnya jatuh ke lereng di bawah nya.










  3. Erosi Lembah ( sheet erosion)
    Pemindahan tanah terjadi lembar demi lembar mulai dari lapisan yang paling atas.Erosi ini sepintas tidak terlihat, karena kehilangan lapisan-lapisan tanah  seragam,tetapi dapat berbahaya karena pada suatu saat seluruh top soil akan habis.
slide313.jpg











  4. Erosi  Alur  ( rill erosion )
   Dimulai dengan genangan-genangan kecil disuatu lereng,maka bila air dalam genangan itu mengalir. terbentuklah alur-alur bekas aliran air tersebut.Alur-alur itu mudah dihilangkan dengan pengolahan tanah biasa.
slide413.jpg























  5. Erosi Gully  (gully erosion)
     Erosi ini merupakan lanjutan dari erosi alur.Karena alur yang terus menerus di gerus oleh aliran air terutama di daerah- daerah yang banyak hujan, maka alur-alur  tersebut menjadi dalam dan lebar dengan  aliran air yang lebih kuat .Alur-alur tersebut  tidak dapat hilang dengan pengolahan tanahbiasa.
slide513.jpg












  6. Erosi  Parit  ( channel erosion )
   Parit-parit yang besar sering masih terus mengalir lama setelah hujan berhenti.Aliran air dalam parit ini dapat mengikis dasar parit atau dinding tebing parit di bawah permukaan air,sehingga tebing diatasnya dapat runtuh kedasar parit.Gejala mender dari alirannya dapat meningkatkan
pengikisan tebing di tempat   tertentu.


slide613.jpg

















  slide713.jpg7. Streambank Erosion






    Streambank erosion pada umumnya terjadi pada sungai yang berbelokan tergantung pada derasnya arus sungai.Sungai yangmempunyai belokan yang banyak ,menyebabkan arus sungai terhadap erosi tebing akan terjadi dengan 2 kemungkinan,yaitu :

a)Terjadinya suatu belokan disebabkan oleh tanah di sekitar belokan tersebut.Resistensinya kurang kuat, sehingga arus yang melaju yang biasanya pada tiap belokan ada di pinggir akan makin mengikis tanah pada sisi yang daya tahannya kurang kuat itu, sehingga menjadikan makin membelok kan sungai tersebut.

b) Makin berlikunya belokan tersebut, arus sungai pada mulut belokan terpaksa mencari
    arah lain yaitu dengan mengikis sisi yang lainpada belokan ,pengikisan akan berlangsung
   terus sehingga resisten tanah kurang kuat maka  akan tercipta arus sungai yang baru.
slide125.jpg


















  8. Longsor
    Tanah lonsor terjadi karena gaya gravitasi,Biasanya karena tanah di bagian bawah tanah terdapat lapisan yang licin dan kedap air (sukar ketembus air) seperti batuan liat.Dalam musim hujan tanah diatasnya menjadi jenuh air sehingga berat, dan bergeser ke bawah melalui lapisan yang licin tersebut sebagai tanah longsor.
slide813.jpg













Metode pengawetan tanah dan air
Metode-metode pengawetan tanah pada umumnya dilakukan dengan maksud                :
1.       Melindungi tanah dari curahan langsung air hujan
2.       Meningkatkan kapasitas infiltrasi tanah
3.       Mengurangi run off
4.       Meningkatkan stabilitas agregat tanah

                Usaha pengawetan tanah yang pertama-tama perlu dilakukan
adalah penggunaan tanah sesuai dengan kemampuannya. Beberapa
metode pengawetan tanah antara lain adalah :
1.       Metode vegatatif
2.       Cara mekanik
3.       Metode kimia

1)     Metode vegetative
Metode vegetatif dapat dilakukan dengan cara :
1.       Penghijauan kembali
2.       Menanam tanaman penutup tanah (cover crop)


2)     Cara mekanik
Dapat dilakukan dengan cara      :
1.       Pengolahan tanah menurut kontur
2.       Galengan dan saluran menurut kontur
3.       Perbaikan drainase dan perbaikan irigasi
3)     Metode kimia
Metode ini dilakukan dengan menggunakan bahan kimia untuk memperbaiki struktur tanah, yaitu meningkatkan kemantapan agregat. Tanah dengan struktur tanah yang mantap tidak mudah hancur oleh air hujan.
                Penggunaan bahan kimia untuk pengawetan tanah belum banyak dilakukan. Walaupun cukup efektif tetapi biayanya mahal. Pada waktu sekarang ini umumnya masih dalam tingkat
 percobaan.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar